Bamsoet Minta KSAL Laksamana Yudo Margono Kreatif Jaga Kedaulatan Laut Indonesia

Felldy Utama ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 03:21 WIB
Bamsoet Minta KSAL Laksamana Yudo Margono Kreatif Jaga Kedaulatan Laut Indonesia

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) meminta pemerintah khususnya TNI meningkatkan penjagaan secara intensif pada batas teritorial laut Indonesia di perairan Natuna, Kepulauan Riau, sebagai upaya pertahanan negara. Pesan khusus juga disampaikan kepada Kepala Staf Angkata Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono.

Bamsoet mendorong TNI AL bersiaga saat menjaga batas teritorial laut Indonesia sebagai upaya pertahanan negara sehingga memberikan rasa aman bagi aktivitas nelayan-nelayan Indonesia di Natuna. "Agar Kepala Staf TNI AL yang baru terus mencari terobosan dan kreativitas dalam upaya mempertahankan kedaulatan di laut," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (27/5/2020).

Bamsoet menilai perlunya meningkatkan keamanan dan penjagaan yang intensif di perairan Natuna, Kepulauan Riau, agar nelayan tidak cemas dengan keberadaan kapal asing karena sengketa laut antara Indonesia dan China sempat memanas di perairan Natuna Utara.

Bamsoet juga meminta TNI AL tetap melakukan patroli bersama Badan Keamanan Laut (Bakamla), selain menyiapkan strategi pertahanan yang efektif dengan memperkuat armada tempur dan menempatkannya pada wilayah perbatasan,

"Langkah itu sebagai upaya menegakkan kekuatan dan kedaulatan negara, mengingat perairan Natuna dan kepulauannya merupakan batas terluar dari NKRI yang menjadi penentu dari keberdaulatan negara," ujarnya.

Politikus Partai Golkar ini meminta TNI menempatkan kapal dan pesawat patroli TNI AL dan AU secara permanen di perbatasan Laut China Selatan dan perairan Natuna dalam rangka mengimbangi kekuatan patroli negara lain.

Pemerintah bersama DPR, menurut Bamsoet, perlu merancang kebijakan strategis pertahanan negara, salah satunya adalah memberikan dukungan dalam rancangan anggaran belanja bagi TNI, antara lain dukungan anggaran untuk menambah unit alat utama sistem senjata (alutsista) bagi TNI.

"Hal itu karena penguatan alutsista bagi TNI ialah bagian dari upaya yang dapat dilakukan pemerintah dan DPR dalam menunjang fungsi pertahanan negara," ucapnya.

Editor : Djibril Muhammad