Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir Surut, Warga Medan Kesulitan Air Bersih untuk Bersihkan Lumpur Tebal
Advertisement . Scroll to see content

Banjir dan Longsor Sumatera, Komisi VIII DPR Minta Rehabilitasi Infrastruktur Dipercepat

Sabtu, 29 November 2025 - 17:58:00 WIB
Banjir dan Longsor Sumatera, Komisi VIII DPR Minta Rehabilitasi Infrastruktur Dipercepat
Jembatan putus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (25/11/2025). (Foto: Dok. BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi VIII DPR Aprozi Alam meminta pemerintah mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur publik yang rusak imbas bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Dia juga mendorong respons tanggap darurat dalam tangani bencana di sana.

"Perlunya ada percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi, di mana pemerintah perlu mempercepat proses rehabilitasi infrastruktur publik yang rusak, seperti jembatan, jalan, dan sekolah, serta membantu masyarakat membangun kembali rumahnya," kata Aprozi dalam keterangannya, Sabtu (29/11/2025).

Selain itu, Aprozi juga mendorong perlunya evaluasi dan penegakan hukum tata ruang secara menyeluruh di daerah rawan bencana. 

"Penegakan hukum terhadap alih fungsi lahan, terutama di kawasan hutan dan daerah aliran sungai (DAS), harus dilakukan secara tegas," terang Aprozi.

Di sisi lain, dia menyarankan perlunya ada penguatan sistem peringatan dini (early warning system) dalam mengantisipasi bencana. Oleh sebab itu, Aprozi menilai, investasi dan pemeliharaan sistem peringatan dini bencana hidrometeorologi, di daerah rawan perlu ditingkatkan untuk memberikan waktu evakuasi yang lebih lama bagi warga.

Aprozi menilai, pemerintah bersama elemen masyarakat lainnya perlu bersinergi melakukan edukasi dan pelatihan kebencanaan secara berkelanjutan. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut