Bansos Digital Berbasis AI Segera Diluncurkan, Luhut: Tidak Boleh Judi Online!
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 50 juta masyarakat miskin dipastikan menjadi penerima bantuan sosial (bansos) digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Pemerintah tengah menyiapkan mekanisme agar bantuan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok dan tidak disalahgunakan, termasuk untuk judi online (judol).
Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (KPTDP) sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan 50 juta masyarakat termiskin telah masuk sasaran penerima bansos digital.
"Masyarakat termiskin yang ada tadi 50 juta ya? 50 juta itu sudah pasti akan diberikan," kata Luhut dalam konferensi pers di Kantor DEN, Kamis (10/9/2026).
Luhut mengatakan pemerintah masih menyusun mekanisme penyaluran bansos digital. Salah satu opsi yang dipertimbangkan berupa kupon digital dengan penggunaan terbatas untuk kebutuhan tertentu.
"Kita masih mikir apakah nanti memberikan kupon sehingga tidak boleh judi online jadi hanya mungkin bayar listrik, bayar beras, bayar bensin, segala macam," ujarnya.