Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persinyalan Kereta Disorot usai Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Ini Kata Menhub
Advertisement . Scroll to see content

Basarnas Ungkap Penyebab 14 Korban Tewas Kecelakaan Kereta: Semua karena Terjepit

Selasa, 28 April 2026 - 12:39:00 WIB
Basarnas Ungkap Penyebab 14 Korban Tewas Kecelakaan Kereta: Semua karena Terjepit
Korban meninggal dalam kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur semua karena terjepit. (Foto: iNews.id/Aldhi Candra)
Advertisement . Scroll to see content

"Sama-sama kita tahu pada saat dua kereta berbenturan dari situ kita sama-sama melihat bahwa lokomotif bisa sampai masuk ke satu gerbong komuter," ungkapnya.

"Pada saat itu memang ada 5 korban yang masih dalam kondisi terjepit dan harus kita laksanakan kegiatan restriksi atau ekstrikasi sehingga korban bisa kita selamatkan," sambung Syafii.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin sebelumnya menyebut jumlah korban secara keseluruhan ada 14 meninggal dunia dan 84 korban luka. Saat ini, PT KAI masih membuka posko darurat selama 14 hari ke depan di dua stasiun yakni di Stasiun Gambir dan di Stasiun Bekasi Timur.

Sementara untuk operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur saat ini masih belum dibuka. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.

Korban luka telah mendapat perawatan di sejumlah rumah sakit di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut