Bawa Cahaya ke Kepulauan Mapia, Kemensos Hadirkan Solar Home System
Penerangan menjadi semakin sulit ketika persediaan minyak tanah habis. Kapal yang membawa bahan bakar dan kebutuhan lainnya hanya berlabuh dua kali dalam sebulan, jika cuaca memungkinkan. Dalam cuaca buruk, kapal bisa tidak berlabuh selama berbulan-bulan. Oleh karena itu, kehadiran SHS dari Kemensos disambut gembira.

Sama seperti Paulina, warga lainnya, Widiana Lestiarini juga merasakan manfaat dari SHS dari Kemensos. Wanita yang akrab disapa Mama Jawa ini kegirangan karena bisa tidur dengan penerangan. Cucunya pun bisa belajar dengan tenang.
“Kalau yang ini bisa cas HP sama untuk penerangan di rumah. Kita beruntung sekali anak-anak bisa kembali belajar tidak kayak kemarin-kemarin,” ujarnya.
Menurutnya, SHS yang diberikan Kemensos cukup mudah dioperasikan. “Kalau untuk ibu-ibu rumah tangga lebih mudah, nggak terlalu sulit. Misalkan bapak tidak ada kita bisa sendiri,” katanya.
Mama Widi juga berbagi pengalamannya tentang penggunaan SHS. Dia menjelaskan, bahwa dia mengatur panel surya atau modul surya untuk menangkap sinar matahari di siang hari.