Bawaslu Dinilai Tak Efektif, Perludem Usul Polisi Tangani Politik Uang Pilkada 2020

Felldy Utama ยท Kamis, 15 Oktober 2020 - 18:40:00 WIB
Bawaslu Dinilai Tak Efektif, Perludem Usul Polisi Tangani Politik Uang Pilkada 2020
Tangkapan layar Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem). Titi Anggraini

JAKARTA, iNews.id - Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) menilai pengawasan serta penanganan dugaan pelanggaran politik uang yang saat ini di bawah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum efektif. Terkait hal itu, Perludem mengusulkan agar hal tersebut ditangani polisi.

Anggota Dewan Pembina Perludem Titi Anggraini mengatakan, polisi memiliki perangkat serta pengalaman dalam menangani persoalan tersebut. "Pengawasan dan penindakan politik uang yang harus melalui Bawaslu itu tidak lebih baik daripada kalau politik uang itu langsung ditegakkan oleh kepolisian misalnya melalui OTT (Operasi Tangkap Tangan)," ujarnya.

Hal itu disampaikan Titi dalam konferensi nasional secara virtual dengan tajuk 'Evaluasi 15 Tahun Tata Kelola Pelaksanaan Pilkada Langsung', Kamis (15/10/2020). Dia menegaskan, penindakan politik uang akan semakin melemah jika masih ditangani Bawaslu.

Bawaslu, Titi menilai, masih belum memiliki sumber daya yang mampu melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti OTT yang dimaksud. "Kalau polisi yang diberikan tanggung jawab dia menangani politik uang sebagai tindak pidana, kan bisa langsung melakukan tangkap tangan karena dia diberi instrumen, sebab dia adalah penegak hukum, itu dari sisi pidananya," katanya.

Titi berharap, ke depan Bawaslu hanya fokus sebagai sebuah lembaga ajudikasi dalam pemilu. Dengan beigtu, tidak ada fokus lain yang membuat kerja-kerja lembaga pengawas pemilu itu terkendala.

"Bawaslu dengan demikian ditransformasi saja menjadi lembaga yang menangani sengketa administrasi pemilihan dalam aspek administrasinya, tidak dalam pengawasan maupun pemidanaan," ujarnya.


Editor : Djibril Muhammad