Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh Bayi 24 Hari Meninggal Diduga Diberi Telur Mentah, IDAI Jatim Ungkap Faktanya
Advertisement . Scroll to see content

Bayi Meninggal usai Diduga Diberi Makan Telur Mentah, Kementerian PPPA Turun Tangan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:59:00 WIB
Bayi Meninggal usai Diduga Diberi Makan Telur Mentah, Kementerian PPPA Turun Tangan
Ilustrasi bayi. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) memberikan atensi khusus terhadap kasus bayi berusia 28 hari, Alena yang meninggal dunia setelah kritis usai diduga diberi makan telur mentah oleh neneknya saat demam. Pendampingan dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di Jawa Timur atau Kota Surabaya.

“Betul (memberikan atensi khusus) melalui perpanjangan tangan di UPTD PPA Provinsi Jawa Timur atau Kota Surabaya,” kata Asisten Deputi Penyediaan Layanan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (PLAMPK) Kementerian PPPA, Ciput Eka Purwianti kepada iNews.id, Selasa (13/10/2026).

Dia menegaskan, setiap anak Indonesia berusia di bawah 18 tahun berhak mendapatkan perlindungan sesuai amanat konstitusi dan Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Demikian juga terhadap almarhumah Ananda Alena. Upaya pendalaman kasus perlu dilakukan untuk mengetahui sebenar-benarnya kronologis kejadian,” ujarnya.

Menurut Ciput, pendalaman kasus diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang pada bayi lainnya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yakni memberikan edukasi mengenai pengasuhan bayi yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

“KemenPPPA melalui UPTD PPA Kota Surabaya tentunya juga siap memberikan dampingan psikologis yang diperlukan keluarga,” ungkapnya.

Terkait proses hukum, Ciput menyatakan pihaknya menyerahkan penanganan perkara tersebut kepada kepolisian.

“Untuk proses hukum, kami serahkan sepenuhnya pada aparat setempat,” jelas dia.

Kasus meninggalnya bayi Alena menjadi sorotan setelah beredar informasi bayi tersebut diduga diberi telur mentah oleh neneknya saat mengalami demam. Telur mentah itu disebut diberikan dengan maksud menurunkan demam.

Namun, kondisi Alena dilaporkan memburuk hingga harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Bayi yang belum genap berusia satu bulan tersebut akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (11/10/2026).

Informasi mengenai kondisi Alena sebelumnya dibagikan melalui akun Threads @calistaarisha, yang diketahui merupakan tante bayi tersebut. Dalam unggahannya, dia sempat meminta doa agar Alena dapat melewati masa kritis.

Alena diketahui menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo sejak Jumat (9/10/2026). Selama dirawat, dia mendapatkan penanganan intensif di Neonatal Intensive Care Unit (NICU), yakni unit perawatan khusus bagi bayi baru lahir yang membutuhkan pengawasan dan penanganan medis intensif.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut