Bazar Murah Serentak, HT: Perindo Membangun Rakyat Kecil Jadi Mapan

Felldy Utama ยท Jumat, 12 April 2019 - 17:44 WIB
Bazar Murah Serentak, HT: Perindo Membangun Rakyat Kecil Jadi Mapan

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo dan Ketua Umum Kartini Perindo Liliana Tanaja Tanoesoedibjo di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019). (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNews.id - Bazar beras murah serentak di Indonesia yang digelar Partai Perindo menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap masyarakat kecil. Hadirnya bazar murah bisa membantu masyarakat untuk membeli beras dengan harga murah.

Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo (HT) mengatakan, program lain Partai Perindo membantu masyarakat, yaitu menyediakan layanan ambulans gratis. Layanan ini siaga selama 24 jam di setiap kabupaten/kota.

Selanjutnya, program membantu masyarakat dalam bentuk pengasapan (fogging) terhadap penyebaran penyakit demam berdarah selama ini gencar dilaksanakan oleh Partai Perindo. "Kami terjun fogging serentak nasional, banyak warga terbantu tentunya demam berdarah itu bahaya," ujar HT ketika menghadiri bazar beras murah Perindo di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (12/4/2019).

Selain program tersebut, kata dia membangun masyarakat juga penting. Dengan membangun masyarakat bawah naik kelas menjadi mapan, Indonesia akan lebih cepat menjadi negara maju.  

"Program kita bagaimana memberdayakan masyarakat, membangun masyarakat, membuat mereka yang tadinya kurang produktif menjadi produktif," ucapnya.

Dia menyontohkan, program 100.000 gerobak Perindo se-Indonesia, di mana UMKM binaan Perindo ini memberikan modal gerobak untuk berusaha. UMKM itu dibimbing, dilatih, mulai dari membuat produk, pemasaran, menjaga kualitas, pelayanan hingga ke pembukuan.

"Pendapatan mereka berhasil meningkat, ada yang penghasilannya Rp5 juta, Rp6 juta, Rp9 juta, Rp15 juta. Saya sudah keliling Indonesia cek satu persatu," katanya.  

Sementara usaha yang maju juga terus didorong untuk menjadi semakin maju. Misalnya, di Jakarta Selatan pedagang yang pendapannya mencapai Rp45 juta per bulan dengan keuntungan bersih sekitar Rp15 juta per bulan. Mereka diberikan gerobak lagi agar termotivasi untuk mengembangkan usahanya lebih besar lagi.

Adanya, tambahan cabang yang baru, penghasilan mereka bisa meningkat dua kali lipat. Selain itu mereka bisa membuka lapangan kerja baru untuk orang lain yang membantu mereka berjualan.

Artinya, akan banyak pencipta lapangan kerja baru yang menyerap tenaga kerja. Seperti di Pasuruan, UMKM binaan Partai Perindo yang usaha kecil-kecilan kopi bubuk awalnya berusaha sendiri, kini memiliki enam orang karyawan.      

Kemudian, petani yang awalnya menggarap sawah secara tradisional berkat bantuan Perindo sekarang menjadi petani modern. Petani diberikan peralatan, seperti traktor, perontok padi, sehingga proses pengerjaan menjadi lebih cepat, lebih efesien.

Selain dibekali peralatan modern, para petani diberikan pelatihan untuk mengembangkan kemampuan mereka. Termasuk bantuan bibit unggul, varietas tanaman unggul. Setiap petani binaan di daerah bisa berbeda-beda jenisnya, ada yang pepaya, tomat, padi dan lain sebagainya disesuaikan dengan daerahnya masing-masing.

Bahkan, Partai Perindo juga memiliki program untuk membangun masyarakat nelayan. Seperti revitalisasi perahu, koperasi nelayan, bantuan alat tangkap modern dan peralatan keselamatan.

Mereka juga diberikan pelatihan untuk memberikan nilai tambah pada hasil tangkapannya, sehingga penghasilan dan kualitas hidup mereka meningkat. "Semua terkait bagaimana kita memberdayakan masyarakat, membangun masyarakat, supaya bisa meningkat kesejahteraannya. Ini yang kami lakukan," katanya.


Editor : Kurnia Illahi