BEI Minta Investor Tak Panik soal Ancaman MSCI, Tekankan Kinerja Emiten Masih Solid
JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) menegaskan fundamental emiten dan kinerja pasar modal domestik masih solid di tengah proposal Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk mengubah klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.
Untuk itu, BEI meminta investor menyikapi perkembangan tersebut secara rasional dan tidak panik. Bursa juga memastikan mekanisme perdagangan saham tetap berjalan normal di tengah kekhawatiran pelaku pasar terhadap proposal penyedia indeks global tersebut.
"Kami dari bursa tentunya memahami kekhawatiran para investor, tapi kami memastikan mekanisme pasar saat ini tetap berjalan normal. Secara fundamental, kondisi emiten di bursa kita masih cukup kuat dan terus bertumbuh, sehingga kami mengimbau investor untuk lebih realistis melihat fakta kinerjanya," kata Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi dalam jumpa pers di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian emiten hingga Juni 2026, aktivitas operasional dan neraca keuangan perusahaan tercatat menunjukkan pertumbuhan positif. Pendapatan emiten secara agregat meningkat 13 persen, sedangkan laba bersih tumbuh sekitar 9 persen.
Ketahanan keuangan perusahaan juga tercermin dari peningkatan total aset emiten di BEI. Nilainya naik hampir 3 persen, dari Rp21.583 triliun menjadi Rp22.128 triliun.