Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Babak Belur, Menko Airlangga Minta Investor Tak Terjebak Sentimen Pasar
Advertisement . Scroll to see content

BEI Minta Investor Tak Panik soal Ancaman MSCI, Tekankan Kinerja Emiten Masih Solid

Jumat, 16 Oktober 2026 - 15:02:00 WIB
BEI Minta Investor Tak Panik soal Ancaman MSCI, Tekankan Kinerja Emiten Masih Solid
Direktur Pengembangan BEI, Iding Pardi (kanan). (Foto: Rohman Wibowo)
Advertisement . Scroll to see content

BEI menegaskan, usulan perubahan klasifikasi itu masih berada dalam tahap konsultasi dan belum menjadi keputusan final. Periode konsultasi yang berlangsung hingga April 2027 akan dimanfaatkan untuk berdialog dengan MSCI dan menjawab berbagai persoalan yang menjadi perhatian penyedia indeks tersebut.

"Pengumuman dari MSCI ini sebetulnya masih berupa rencana dan proposal, di mana ruang konsultasi dibuka hingga April 2027 dan keputusannya baru diambil pada Juni 2027. Waktu yang tersedia ini akan kami manfaatkan untuk mengklarifikasi kekhawatiran mereka dan melengkapi apa yang dinilai masih kurang," tuturnya.

Terkait kategori Standalone Market, BEI menjelaskan bahwa klasifikasi tersebut merupakan kategori khusus yang terpisah dari kelompok Emerging Market maupun Frontier Market, bukan sekadar tingkatan terendah dalam hierarki pasar.

Dari sisi skala dan kedalaman pasar, Indonesia dinilai memiliki ukuran yang memadai untuk berada dalam kelompok pasar berkembang. Namun, BEI mengakui aspek kualitatif, seperti integritas pasar, transparansi, dan kemudahan investasi, tetap menjadi perhatian penting bagi pengelola dana internasional.

"Kalau bicara skala, saham RI berada di emerging market dengan skala pasar yang cukup besar, tetapi MSCI tentu mempertimbangkan hal lain di luar skala. Mereka memiliki perhatian tersendiri dari sisi quality of market, terutama menyangkut market integrity, transparansi, dan investability," ucapnya. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut