Bercita-cita Jadi Pangdam, Jenderal Ini Tak Mengira Malah Dampingi KSAD Andika
JAKARTA, iNews.id - Perpisahan itu akhirnya datang juga. Setelah mengabdi selama 35 tahun lebih di Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), Letjen TNI (Purn) Mochammad Fahruddin memasuki masa purnatugas.
Menandai akhir pengabdian militer Fachruddin, TNI AD menggelar upacara tradisi pelepasan di Markas Besar Angkatan Darat atau Mabesad, Jakarta Pusat. Fachruddin hadir bersama istri yang juga mantan Wakil Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Santi Fachruddin.
Upacara pelepasan dihadiri sejumlah pejabat utama TNI AD seperti Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dari seluruh Indonesia, Kabalakpus dan Ketua Persit KCK dari seluruh Indonesia. Upacara dipimpin KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa. Turut hadir Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Hetty Andika Perkasa.
Ketika memberikan sambutan, Fachruddin menyampaikan sekelumit kisahnya selama berkarier. Jenderal asal Kendal, Jawa Tengah ini mengaku tidak pernah menyangka bakal bertugas di Mabesad.
Olahraga Bersama KSAD Jenderal Andika, Major General Jonathan Braga Bilang Begini
"Saya di Mabesad itu enggak mengira karena saya punya cita-cita hanya pangdam (panglima kodam). Setelah pangdam di Aceh (Pangdam Iskandar Muda) tercapai saya kira saya selesai,” katanya dalam video yang diunggah di akun YouTube TNI AD, Kamis (7/1/2021). 
Namun perkiraannya meleset. Lulusan Akademi Militer 1985 ini selanjutnya dipercaya sebagai Asisten Operasio (Asops) KSAD. Sejak November 2018 praktis dirinya membantu tugas-tugas KSAD.
KSAD Andika Perkasa Akan Kirimkan 200 Prajurit Pilihan untuk Bertempur di Amerika
Fachruddin lagi-lagi mengira dirinya bakal pensiun sebagai Asops. Tapi ternyata tidak. Andika memberikan kepercayaan kepadanya untuk menduduki jabatan orang nomor 2 di TNI AD alias Wakil KSAD.
“Itu pun saya kira selesai Asops. Enggak tahunya diberi kesempatan lagi untuk duduk di Wakil KSAD," tuturnya.