Berisi Banyak Rokok, 6 Koper Jemaah Haji Indonesia Disita Petugas Bandara Jeddah
JEDDAH, iNews.id - Enam koper jemaah haji Indonesia Kloter 65 Embarkasi Surabaya (SUB-65) disita petugas Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Koper disita karena berisi rokok dalam jumlah banyak.
"Ya, saat ini rokok sudah disita pihak Bea Cukai Bandara, sedangkan kopernya dipulangkan kepada petugas PPIH Arab Saudi dan sudah diserahkan pada petugas kloter," kata Kepala Daerah kerja (Daker) Bandara, Haryanto, Minggu (18/6/2023).
Haryanto menjelaskan, barang bawaan jemaah itu terdeteksi saat koper melewati pemeriksaan X-Ray Bea Cukai Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.
"Ada jemaah haji yang membawa 6 koper, 2 di antaranya rokok semua, dan yang 4 koper campuran berisi baju dan rokok," ujar Haryanto.
Petugas Bea Cukai Bandara Jeddah kemudian membongkar paksa enam koper tersebut. Seluruh rokok dalam jumlah besar itu pun langsung disita.
"Koper itu kita titipkan ke kloter berikutnya untuk disampaikan ke jemaah yang bersangkutan," ucap Haryanto.
Beruntung jemaah tidak ditahan otoritas Arab Saudi. Sebab, jemaah sudah lebih dulu masuk ke dalam bus untuk diberangkatkan ke Makkah Al-Mukarramah bersama rombongannya.
"Kalau membawanya wajar dua selop misalnya, saya rasa tidak ada masalah," kata Haryanto.
Haryanto mengungkapkan ini merupakan temuan rokok terbesar dari jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji 2023.
Dia kembali mengingatkan kepada seluruh jemaah agar tidak membawa barang berlebihan ke Tanah Suci, baik berupa rokok, bumbu masakan, jamu maupun obat-obatan. Pasalnya barang bawaan yang berlebihan bisa dicurigai sebagai upaya penyelundupan yang dapat berimplikasi pada kasus pidana.
"Nanti kita coba cari dari ketua kloter akan komunikasi, sebetulnya rokok sebanyak itu untuk apa," kata Haryanto.
Editor: Reza Fajri