BGN Suspend 2 SPPG di Ponorogo gegara Intimidasi Kepala hingga Pengawas Gizi, Pemiliknya Ngaku Cucu Menteri
BLITAR, iNews.id – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik Sudaryati Deyang menghentikan operasional 2 SPPG di Ponorogo. Hal itu imbas pemilik SPPG melakukan intimidasi Kepala SPPG, Pengawas Gizi hingga Keuangan dengan mengaku sebagai cucu seorang menteri.
Hal itu bermula ketika Kepala SPPG Ponorogo Kauman Somorto, dan Moch Syafi'i Misbachul Mufid dari SPPG Ponorogo Jambon Krebet menemui Nanik di Blitar, Jawa Timur pada akhir pekan lalu. Diketahui, saat itu Nanik sedang menggelar sosialisasi dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Blitar.
"Dua Kepala SPPG dari Ponorogo ini jauh-jauh datang ke Blitar untuk menemui saya karena minta perlindungan,” kata Nanik.
Menurut Wakil Kepala BGN, Rizal Zulfikar Fikri, intimidasi tersebut terjadi saat mereka mengelola dua SPPG di bawah Yayasan Bhakti Bhojana Nusantara. Yayasan yang membawahi kedua SPPG itu disinyalir juga telah merekayasa pembelian bahan pangan.
Viral Temuan Lele Mentah, BGN Setop Sementara Operasional SPPG di Pamekasan
Dari anggaran Rp10.000 per porsi untuk pembelian bahan pangan yang ditetapkan BGN, mereka hanya membelanjakan Rp6.500 per porsi. Akibatnya kedua Kepala SPPG itu kerap harus menombok atau menutup kekurangan belanja dari kantong pribadi, agar menu terlihat pantas.