Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Zulhas Pastikan Program MBG buat Pesantren akan Dipercepat, Tak Perlu Bangun Dapur Baru
Advertisement . Scroll to see content

BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Ini Alasannya

Senin, 27 Juli 2026 - 14:42:00 WIB
BGN Tutup Permanen 833 Dapur MBG, Ini Alasannya
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 833 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Dari total dapur MBG yang diberhentikan paling banyak berada di luar Pulau Jawa.

"Kami telah menemukan ada 833 dapur yang kami suspend per hari ini. Yang terdiri dari 98 di wilayah 1 wilayah Sumatra. 311 di wilayah Jawa dan Madura, dan wilayah 3 (Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, NTB, NTT, Papua) 424," ujar Kepala BGN, Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Senin (27/7/2026).

Dia menambahkan, SPPG yang telah diberhentikan tidak lagi menerima pembayaran dari pemerintah. Hal ini berbeda dengan kebijakan sebelumnya yang tetap menerima pembayaran selama masa penghentian. 

"Dapur yang di-suspend secara permanen ini itu bukan kayak yang lalu misalnya dulu kan disuspend tapi tetap dibayar, kalau ini sudah suspend tutup enggak dibayar. Ini betul-betul adalah suspend karena pelanggaran," kata dia.

Lebih lanjut, Sudaryono menyampaikan, ratusan SPPG itu diberhentikan secara permanen lantaran tidak memenuhi standar yang ditetapkan BGN. Seperti tidak memenuhi aspek higienitas hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

"Jadi dapur yang di-suspend itu terkait higienis, sanitasi, keracunan, ya kemudian kualitas yang tidak baik, tidak memenuhi standar yang kita inginkan, khususnya terkait higienis dan sanitasinya. Kemudian IPAL-nya, jadi yang tidak meet terhadap apa yang menjadi requirement," ucapnya.

Dia menjelaskan, BGN sempat memberikan tenggat waktu kepada SPPG untuk memperbaiki kekurangannya. Namun, setelah diberikan waktu tersebut, ternyata tidak ada perubahan perbaikan yang dilakukan para dapur MBG.

"Itu yang tidak bisa kemudian kita minta kita kasih tenggat waktu untuk diperbaiki tapi tidak diperbaiki, maka kami suspen secara permanen," tuturnya.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut