Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Utang BLBI Rp218,3 Triliun Lunas, Dibayar Pakai Surplus Bank Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Ini Alasannya

Rabu, 23 September 2026 - 09:10:00 WIB
BI Diprediksi Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen, Ini Alasannya
Bank Indonesia diprediksi akan mempertahankan suku bunga acuan atau BI Rate di 5,75 persen, meski ruang penyesuaian naik tetap terbuka. (Foto: Ilustrasi/Dok. BI)
Advertisement . Scroll to see content

LPEM UI menerangkan, lonjakan inflasi pangan tersebut belum mendesak BI untuk menaikkan suku bunga acuan. Hal ini dikarenakan tekanan berasal dari sisi pasokan (supply-side) yang berada di luar jangkauan instrumen kebijakan moneter. 

Kenaikan suku bunga yang terburu-buru justru dikhawatirkan dapat menghambat laju penyaluran kredit dan ekspansi dunia usaha.

Penanganan harga pangan dinilai lebih membutuhkan pengetatan koordinasi pada rantai distribusi dan ketersediaan pasokan.

Di sisi eksternal, dinamika Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) diuji oleh keputusan The Fed yang menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75-4 persen pada 16 September 2026, kenaikan perdana sejak Juli 2023. 

Langkah pengetatan moneter AS ini dipicu inflasi domestik mereka yang bertahan di atas target 2 persen, ditambah ancaman inflasi global akibat eskalasi konflik Timur Tengah yang melambungkan harga minyak jenis Brent melampaui USD100 per barel.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut