Biografi Al Zahrawi, Ilmuwan Muslim yang Berjasa bagi Dunia Kedokteran Modern
Dalam kitabnya itu, Al Zahrawi memperkenalkan lebih dari 200 alat bedah yang dia miliki. Sebanyak 26 di antaranya dipatenkan sebagai peralatan karya dirinya.
Selain tulisan, dia juga memperlihatkan ilustrasi peralatannya, seperti catgut yang berfungsi untuk menjahit bagian dalam, forceps untuk mengangkat janin yang meninggal, ligature sebagai benang pengikat luka, jarum serta sederet alat bedah lainnya.
Peralatan ciptaannya ini masih digunakan dunia kedokteran hingga sekarang.
Selain berjasa di bidang ilmu kedokteran dan farmasi, Al Zahrawi juga berkontribusi di bidang kosmetik. Kosmetik seperti deodoran, hand body lotion, dan pewarna rambut yang masih digunakan hingga saat ini adalah buah dari pemikiran Zahrawi.
Bahkan temuannya berupa lipstik masih bertahan dan dipakai orang-orang hingga kini.
Al Zahrawi tutup usia pada tahun 1.013 Masehi. Meskipun Spanyol tak lagi menjadi negeri mayoritas Muslim, tetapi Al Zahrawi masih dikenang sebagai ilmuwan berpengaruh asal Spanyol.
Namanya diabadikan menjadi nama jalan ‘Calle Albucasis’. Albucasis merupakan panggilan lain Al Zahrawi di kalangan orang Eropa.
Rumah Al Zahrawi kini dijadikan sebagai tempat wisata oleh Badan Kepariwisataan Spanyol dan selalu dijaga pemerintah setempat.
Editor: Reza Fajri