Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Nikmati Karya Lukis di Basuki Abdullah Art Awards, Ridwan Kamil Optimistis Negara Membersamai Para Seniman
Advertisement . Scroll to see content

Biografi Basuki Abdullah, Maestro Lukis Indonesia

Kamis, 01 Agustus 2024 - 04:08:00 WIB
Biografi Basuki Abdullah, Maestro Lukis Indonesia
Berikut biografi Basuki Abdullah, maestro lukis Indonesia yang karyanya dikenal seantero dunia. (Foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Biografi Basuki Abdullah dibahas dalam artikel ini. Dia merupakan maestro lukis Indonesia yang dikenal seantero dunia.

Namanya menggema sejak pertengahan abad 20. Sosoknya dikenal karena dinilai lihai melukis wanita.

Basuki juga dianggap sebagai salah satu pelukis yang melahirkan karya realis dan naturalis. Karya-karyanya diapresiasi oleh para pencinta seni.

Lalu bagaimana sosok Basuki Abdullah sesungguhnya? Berikut biografi Basuki Abdullah.

Biografi Basuki Abdullah

Basuki Abdullah bernama asli Fransiskus Xaverius Basoeki Abdullah. Dia lahir pada 27 Januari 1915.

Bakat seni melukis Basuki menurun dari sang ayah, Abdullah Suriosubroto. Sang ayah  juga merupakan seniman lukis. 

Lukisan Anak Kecil Menunggang Kerbau karya Basuki Abdullah. (Foto: Antara)
Lukisan Anak Kecil Menunggang Kerbau karya Basuki Abdullah. (Foto: Antara)

Tak heran jika Basuki mencintai dunia lukis sejak berusia 4 tahun. Bahkan, dia sudah lihai menggoreskan tinta dengan melukis beberapa tokoh terkenal seperti Mahatma Gandhi, Rabindranath Tagore, Yesus Kristus dan Krishnamurti.

"Pada usia 10 tahun, Basuki Abdullah telah melukis tokoh Mahatma Gandhi dengan menggunakan pensil di atas kertas yang hasilnya sangat luar biasa untuk ukuran anak seusia itu, dan tentu sekarang memiliki nilai historis yang sangat tinggi," tulis Agus Aris Munandar dkk dalam buku Lukisan Basoeki Abdullah Tema Dongeng, Legenda, Mitos, dan Tokoh (2009).

Berkat bakat lukisnya, Basuki menerima beasiswa di Akademi Seni Rupa atau Academie Voor Beeldende Kunsten Den Haag, Belanda. Dia pun menyelesaikan studi dalam waktu tiga tahun dan meraih penghargaan Sertifikat Royal International of Art (RIA).

Dia juga pernah mengikuti studi banding di sejumlah sekolah seni rupa di Paris dan Roma.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut