BKN: PNS Terinfeksi Covid-19 Nyaris 1.000 Orang

dita angga rusiana ยท Kamis, 30 Juli 2020 - 21:16 WIB
BKN: PNS Terinfeksi Covid-19 Nyaris 1.000 Orang

Ilustrasi tes Covid-19. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengatakan jumlah pegawai negeri sipil (PNS) yang terinfeksi covid-19 terus bertambah. Hingga hari ini, Kamis (30/7/2020) diketahui PNS yang terinfeksi covid-19 mendekati angka 1.000 orang.

Kepala Biro (Karo) Humas BKN Paryono mengatakan jumlah PNS yang terinfeksi covid-19 berjumlah 923 orang. Seperti diketahui instansi pemerintah masuk klaster perkantoran yang turut menyumbang kasus positif covid-19 akhir-akhir ini.

"Dari jumlah itu ada 580 PNS yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri, 300 sembuh, meninggal dalam tugas 17, dan 26 meninggal tidak dalam tugas," kata Paryono di Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Sementara itu untuk kasus kontak erat ada 2.487 PNS. Sebanyak 1.054 di antaranya masih dalam pengawasan dan sisanya 1.433 orang selesai pengawasan.

“Untuk kategori kasus suspek totalnya 223 orang, 97 orang di antaranya belum sembuh, 112 orang lainnya sudah sembuh, tiga orang meninggal dalam tugas, dan 11 orang meninggal bukan dalam tugas,” ucapnya.

Sebelumnya Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Tjahjo Kumolo mengakui kantor pemerintahan menjadi salah satu klaster penularan covid-19. Dia mengatakan sebenarnya telah terbit Surat Edaran (SE) No.58/2020 terkait Sistem Kerja Pegawai Aparatur Sipil Negara Dalam Tatanan Normal Baru.

“Pada dasarnya di SE Menpan-RB Nomor 58 sudah meminta untuk penerapan protokol kesehatan. Hanya saja pengawasan atas penerapannya yang mungkin kurang,” katanya.

Dia meminta agar pejabat pembina kepegawaian (PPK) memperketat lagi pengawasan. Terutama berkaitan dengan pelaksanaan protokol kesehatan.

“Mungkin perlu diperketat pengawasan dari PPK. Misalnya mengenai penggunaan masker dan jaga jarak menjadi bagian dari disiplin pegawai. Atau jika ditemukan ada pegawai yg positif maka kantor harus wfh (work from home) sementara,” ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama