BMKG: 6.409 Gempa Susulan Guncang NTT Pascagempa M7,7, 139 Dirasakan
JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 6.409 gempa susulan pascagempa utama Magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Data tersebut tercatat hingga Senin (24/8/2026) pukul 05.00 WIB.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat gempa dengan magnitudo terbesar mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil M1,1. Sebanyak 33 gempa susulan tercatat memiliki kekuatan di atas M5 dan 139 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan aktivitas gempa susulan diperkirakan masih berlangsung dalam tiga hingga empat minggu ke depan. Pada fase awal, aktivitas gempa masih menunjukkan pola yang dinamis dan belum mengalami peluruhan secara signifikan.
“Aktivitas gempa susulan pada beberapa hari pertama masih relatif tinggi dan belum menunjukkan pola peluruhan yang signifikan. Jumlah gempa per 24 jam tercatat 704 kejadian pada hari pertama, meningkat menjadi 746 pada hari kedua, kemudian berkisar 668, 649, dan 627 kejadian pada hari ketiga hingga kelima, namun naik lagi menjadi 802 kejadian pada hari keenam,” kata Wijayanto.
Berdasarkan pemantauan BMKG, sejumlah gempa susulan menimbulkan guncangan dengan intensitas IV-VI MMI yang dirasakan cukup kuat oleh masyarakat di wilayah terdampak.