Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bibit Siklon Tropis 98W Terpantau di Laut China Selatan, Waspadai Dampak Cuacanya
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Jateng Terkering

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:49:00 WIB
BMKG: 72,8 Persen Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Jateng Terkering
BMKG melaporkan sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 72,8 persen wilayah Indonesia telah resmi memasuki kemarau hingga Juli 2026. (Foto: Ilustrasi/Dok. iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan data terbaru mengenai perkembangan musim di Indonesia. Hingga pertengahan Juli 2026, tercatat sebanyak 509 Zona Musim (ZOM) atau sekitar 72,8 persen wilayah Indonesia telah resmi memasuki kemarau. 

“Hingga tengah Juli ini, sekitar 72,8 persen Zona Musim di Indonesia (509 ZOM) mengalami musim kemarau. Namun demikian, ada provinsi yang mengalami tidak hujan selama lebih dari 1 bulan,” tulis BMKG dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Adapun, kondisi ini memicu munculnya fenomena Hari Tanpa Hujan (HTH) dengan kategori Ekstrem Panjang atau lebih dari 60 hari di sejumlah titik, terutama di wilayah Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Rekor tertinggi terpantau di Provinsi Jawa Tengah dengan durasi mencapai 80 hari berturut-turut tanpa hujan.

Meski sebagian besar wilayah mengalami kekeringan, BMKG mencatat beberapa daerah di Sumatera, Kalimantan, dan sebagian kecil Papua masih berpotensi mengalami hujan. 

Namun, bagi wilayah yang sudah terdampak HTH Ekstrem, ancaman kekeringan pertanian hingga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kini menjadi peringatan utama. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut