BMKG Catat 2.119 Gempa Susulan Guncang NTT, Masyarakat Diminta Waspada Bangunan Rusak
“BMKG telah menerjunkan tim gabungan dari pusat dan UPT untuk melakukan survei gempabumi merusak, meliputi survei makroseismik, pengukuran mikrotremor dan MASW untuk mengetahui karakteristik serta respons tanah terhadap guncangan, monitoring gempa susulan, dan verifikasi dampak tsunami di lapangan,” tuturnya.
Survei tersebut dilakukan untuk mendukung proses pemulihan dan rekonstruksi pascabencana. Hasilnya juga akan menjadi dasar pemetaan mikrozonasi pascagempa, evaluasi kondisi wilayah terdampak, serta penyusunan rekomendasi mitigasi dan rekonstruksi yang lebih aman.
Wilayah dengan kerusakan sedang hingga berat menjadi prioritas survei dan akan dibandingkan dengan lokasi yang relatif tidak mengalami kerusakan.
BMKG juga melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terdampak untuk memberikan pemahaman mengenai kondisi pascagempa. Masyarakat diimbau menghindari bangunan yang retak atau rusak serta tetap mewaspadai gempa susulan.
“BMKG akan terus memantau aktivitas gempa bumi susulan dan menyampaikan pemutakhiran informasi secara berkala kepada stakeholder dan masyarakat. Maka dari itu, masyarakat diimbau untuk memperbarui informasi resmi BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi,” ujarnya.
Editor: Aditya Pratama