Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tsunami Terdeteksi Terjang Baubau dan Bulukumba usai Gempa NTT M7,7
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Catat 37 Gempa Susulan Guncang Nagekeo NTT usai M7,7

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 08:47:00 WIB
BMKG Catat 37 Gempa Susulan Guncang Nagekeo NTT usai M7,7
BMKG mencatat sebanyak 37 gempa susulan dalm kurun waltu dua jam usai gempa bumi berkekuatan M7,7 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026). (Foto: tangkapan layar)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 37 gempa susulan dalm kurun waltu dua jam usai gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 mengguncang Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi.

"Terkait info gempa susulan karena sampai saat ini sendiri sudah terjadi 37 gempa susulan," ujar Deputi Bidang Geofisika BMKG Nelly Florida Riama dalam konferensi pers secara daring, Sabtu (15/8/2026).

Direktur Informasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan, pihaknya akan terus memantau aktivitas tektonik dan kegempaan.

"Jadi tadi dengan data 2 jam saja kita sudah memonitor sekitar 37 gempa susulan. Tentunya ini masih data sangat awal sekali," ucap Wijayanto.

Dia memprediksi, potensi gempa susulan terbuka lebar sampai beberapa hari ke depan, meskipun kekuatannya akan mengecil. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat tetap waspada.

"Tentunya nanti bukan berarti kita berminggu-minggu harus khawatir, namun kita terus tetap waspada karena biasanya gempa susulan ini akan terus meluruh, terus mengecil," katanya.

BMKG sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa M7,7 mengguncang Nagekeo. Berdasarkan hasil pemodelan, gempa berpotensi memicu tsunami di wilayah NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.

“Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini berpotensi tsunami di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat,” ujar BMKG.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut