BMKG: Cuaca di Sekitar Anak Krakatau Baik saat Jurnalis iNews dan 4 Wartawan Berlayar
Meski demikian, Ida mengatakan kondisi yang perlu diperhatikan yakni situasi di sekitar Gunung Anak Krakatau, terutama terkait debu atau abu vulkanik saat lima jurnalis tersebut hilang kontak.
"Karena pada saat hari Senin itu masih, debu itu masih terpantau dari citra satelit sampai dengan ketinggian sekitar 50.000 feet ya sekitar 15.000 meter. Sehingga nanti mungkin itu yang hal lain, tidak dari cuaca ya," ungkapnya.
Dia memastikan cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau tetap cukup baik hingga beberapa hari setelah peristiwa lima jurnalis hilang kontak.
"Iya, beberapa hari itu kondisi cuacanya cukup baik, sampai dengan ke depan, 3 hari ke depan itu kondisi cuaca di sekitar Gunung Anak Krakatau tidak menunjukkan adanya potensi hujan yang signifikan," ucap dia.
Diketahui, kapal hilang kontak usai bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita menuju Gunung Anak Krakatau pada Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB dengan estimasi perjalanan sekitar dua jam. Pada pukul 14.42 WIB, kapal hilang kontak di antara perairan Carita dan Gunung Anak Krakatau.
Adapun kapal itu mengangkut 5 jurnalis. Sementara 3 orang lainnya merupakan kapten kapal, anak buah kapal dan pemandu. Identitas mereka yang belum ditemukan di antaranya:
1. Yudistiro Pranoto (jurnalis atau pewarta foto iNews)
2. Firdaus Wajidi (jurnalis Anadolu Agency)
3. Donal Husni (jurnalis freelance)
4. M. Bagus Khoirunnas (pewarta foto Antara)
5. Arie Basuki (pewarta foto Merdeka.com)
6. Warta (kapten kapal)
7. Surakman (kru kapal/ABK)
8. Heriyanto (guide/pemandu)
Editor: Rizky Agustian