Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gunung Anak Krakatau Erupsi, BNPB Siapkan Evakuasi hingga Operasi Modifikasi Cuaca
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Pantau Erupsi Gunung Anak Krakatau 24 Jam, Abu Vulkanik Terdeteksi hingga 50.000 Kaki

Minggu, 06 September 2026 - 19:56:00 WIB
BMKG Pantau Erupsi Gunung Anak Krakatau 24 Jam, Abu Vulkanik Terdeteksi hingga 50.000 Kaki
Gunung Anak Krakatau. (Foto: Dok. ESDM/PVMBG)
Advertisement . Scroll to see content

Seluruh perangkat tersebut telah diatur dalam tsunami mode sehingga dapat memantau potensi tsunami hingga sekitar 150 kilometer (km) dari garis pantai.

Hingga Minggu (6/9) pukul 07.00 WIB, tsunami gauge BMKG belum mendeteksi potensi tsunami. Sementara itu, High-Frequency Radar Array juga menunjukkan probabilitas tsunami masih berada pada tingkat rendah.

“Meski demikian, BMKG tetap meningkatkan kesiapsiagaan dan pemantauan secara terus menerus,” kata dia.

BMKG juga mengoptimalkan citra satelit untuk memantau pergerakan abu vulkanik. Berdasarkan data pada Minggu (6/9/2026) pukul 08.00 WIB, abu vulkanik hingga ketinggian 20.000 kaki bergerak dominan ke arah timur, mencakup sebagian wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.

Sementara itu, abu vulkanik hingga ketinggian 50.000 kaki menyebar ke arah barat Gunung Anak Krakatau, mencakup Lampung, Bengkulu, Selat Sunda dan Samudra Hindia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut