BMKG Peringatkan El Nino Berpotensi Sangat Kuat, Kemarau Diprediksi Lebih Panjang
“Di bulan Agustus, September, itu hujan umumnya rendah sampai sangat rendah. Walau di bulan Oktober pertengahan nanti kita mulai masuk musim hujan, maka pengaruh El Nino menjadi tidak signifikan di Indonesia,” tuturnya.
Faisal menegaskan, El Nino dan musim kemarau merupakan dua fenomena yang berbeda. Meski El Nino dapat berlangsung selama 9 hingga 12 bulan, dampaknya terhadap Indonesia akan berkurang ketika musim hujan mulai tiba.
“Di sini saya sampaikan bahwa El Nino dengan kemarau itu adalah dua fenomena yang berbeda, yang terpisah. Kita tetap akan mengalami musim hujan dan musim kemarau. Sehingga El Nino ini nanti ketika masuk musim hujan, pengaruhnya sudah tidak ada di Indonesia,” ucapnya.
Faisal juga menyebut tidak seluruh wilayah Indonesia akan merasakan dampak El Nino secara merata. Wilayah di selatan garis khatulistiwa diperkirakan mengalami dampak paling signifikan berupa musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang.
“Dan kita melihat bahwa tidak seluruh wilayah Indonesia terpengaruh langsung oleh El Nino. Yang sangat signifikan dipengaruhi oleh El Nino adalah daerah Indonesia di bawah garis khatulistiwa atau bagian selatan Indonesia. Itulah daerah yang akan mengalami musim kering, musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang periodenya dibanding rata-rata klimatologis dalam 30 tahun terakhir,” katanya.