BMKG Tegaskan Kemarau 2026 Lebih Kering: Bukan Terparah dalam 30 Tahun
JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah isu atau kabar yang beredar bahwa kemarau tahun 2026 di Indonesia terparah dalam 30 tahun terakhir. BMKG menegaskan, musim kemarau tahun ini bersifat lebih kering dibandingkan rata-rata selama 30 tahun.
"Beredar informasi yang menyebutkan bahwa BMKG mengingatkan kemarau 2026 akan menjadi yang terparah dalam 30 tahun terakhir. Informasi tersebut tidak tepat," kata BMKG melalui Instagram resminya dikutip, Kamis (16/4/2026).
BMKG menerangkan, curah hujan saat musim kemarau 2026 di bawah normal dibandingkan 30 tahun terakhir.
"Faktanya, BMKG menyampaikan bahwa curah hujan pada musim kemarau 2026 diprediksi berada di bawah normal, yaitu lebih rendah dibandingkan rata-rata klimatologis 30 tahun terakhir," tuturnya.
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Lebih Kering, Ingatkan Potensi Lonjakan Titik Panas Karhutla
BMKG membandingkan musim kemarau yang telah terjadi pada tahun 1997, 2005, 2015 atau 2019 lebih kering bila dibandingkan dengan prediksi musim kemarau tahun 2026. Namun, bukan berarti kemarau tahun ini menjadi yang paling parah.