Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dampak Gempa Sinabang Aceh M 6,5, 12 Orang Luka dan Bangunan Masjid Rusak
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: Tinggi Tsunami di Sulut-Papua Berpotensi hingga 0,5 Meter Imbas Gempa Melonguane

Jumat, 10 Oktober 2025 - 10:22:00 WIB
BMKG: Tinggi Tsunami di Sulut-Papua Berpotensi hingga 0,5 Meter Imbas Gempa Melonguane
BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami hingga 0,5 meter di Sulut dan Papua usai gempa M7,6. (Foto: BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

MANADO, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Papua setelah terjadi gempa berkekuatan Magnitudo (M) 7,6 yang mengguncang kawasan Melonguane, Jumat (10/10/2025). Hasil pemodelan BMKG menunjukkan potensi tsunami dengan ketinggian gelombang maksimal mencapai 0,5 meter (50 sentimeter) di sejumlah wilayah pesisir.

Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, berikut daftar wilayah yang berpotensi mengalami dampak tsunami dengan ketinggian maksimal 50 cm atau 0,5 meter beserta perkiraan waktu tiba gelombang:

- Sulawesi Utara, Kepulauan Talaud – estimasi tiba: 10 Oktober 2025, pukul 09.59:58 WITA
- Sulawesi Utara, Kota Bitung – estimasi tiba: 10 Oktober 2025, pukul 10.49:13 WITA
- Sulawesi Utara, Minahasa Utara bagian Selatan – estimasi tiba: 10 Oktober 2025, pukul 11.01:28 WITA
- Sulawesi Utara, Minahasa bagian Selatan – estimasi tiba: 10 Oktober 2025, pukul 11.02:13 WITA
- Papua, Supiori – estimasi tiba: 10 Oktober 2025, pukul 12.26:43 WIT

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono, menjelaskan bahwa gempa Melonguane M7,6 merupakan jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas subduksi lempeng di bawah Laut Filipina.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” ujar Daryono.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut