Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 81,1% Wilayah RI Masih Kemarau, BMKG Ungkap Daerah yang Berpotensi Hujan Lebat
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Ungkap Kekeringan Ekstrem Meluas, 1.637 Wilayah 60 Hari Tak Diguyur Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 11:32:00 WIB
BMKG Ungkap Kekeringan Ekstrem Meluas, 1.637 Wilayah 60 Hari Tak Diguyur Hujan
BMKG mencatat 1.637 titik mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

BMKG memprakirakan kondisi kering masih berlanjut. Pada Dasarian II September 2026, curah hujan rendah kurang dari 50 mm per dasarian diperkirakan terjadi di Sumatra bagian tengah hingga selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, sebagian besar Kalimantan dan Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, serta sebagian wilayah Papua.

Meski demikian, hujan masih berpeluang terjadi secara lokal pada 15-21 September 2026, terutama di sebagian Sumatra, Kalimantan, Sulawesi bagian tengah dan selatan, Papua Pegunungan, serta Papua.

BMKG menjelaskan potensi hujan tersebut dipengaruhi sejumlah dinamika atmosfer, seperti aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial dan Gelombang Kelvin, serta terbentuknya daerah perlambatan dan pertemuan angin di sekitar Sumatra, Laut Natuna, Selat Makassar, hingga perairan Maluku dan Papua.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan penumpukan massa udara dan meningkatkan pertumbuhan awan hujan.

“Selain itu, kondisi atmosfer yang cukup labil di sebagian Sumatra, Kalimantan, dan Papua juga mendukung terbentuknya awan hujan secara lokal. Di sisi lain, peningkatan kecepatan angin di sejumlah wilayah juga perlu diwaspadai karena dapat memicu angin kencang, baik yang terjadi secara lokal bersama pertumbuhan awan konvektif maupun akibat penguatan aliran angin dalam skala yang lebih luas,” papar BMKG.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut