Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Update Korban Gempa M7,7 NTT: 87 Orang Meninggal, 1.298 Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Bantah Distribusi Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara: Tidak Benar!

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:36:00 WIB
BNPB Bantah Distribusi Bantuan Gempa NTT Tak Sesuai Berita Acara: Tidak Benar!
Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan (kiri). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) buka suara soal kabar petugas BNPB melakukan serah terima bantuan gempa Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak sesuai dengan berita acara di Kabupaten Manggarai Timur. BNPB menegaskan kabar itu tidak benar.

Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan menjelaskan jumlah bantuan yang akan disalurkan masih dalam proses pengiriman. Menurut dia, pengiriman bantuan itu dilakukan secara bertahap lantaran kendala distribusi.

"PIC BNPB di Kabupaten Manggarai Timur melakukan serah terima jumlah bantuan tidak sesuai dengan berita acara adalah tidak benar. Jumlah bantuan yang pada saat insiden itu hanya sebagian dan masih dalam proses pengiriman yang dilakukan secara bertahap mengingat adanya tantangan geografis dan moda transportasi terbatas," kata Berton saat jumpa pers secara daring, Sabtu (22/8/2026).

Berton memastikan, petugas BNPB di Kabupaten Manggarai Timur hadir di Kecamatan Lamba Leda Utara hanya untuk pendampingan dan pemantauan distribusi logistik hingga ke masyarakat terdampak. Sementara pengiriman barang menjadi tanggung jawab posko Kabupaten Manggarai Timur.

"Untuk itu, kami mengimbau agar seluruh pihak terkait tetap menjaga koordinasi dengan baik untuk kepentingan warga terdampak," kata Berton. 

Berton juga mengimbau seluruh personel BNPB dan relawan yang bertugas di lapangan untuk menjaga kesehatan dan keselamatan. Dia berkata, pemerintah mengapresiasi dukungan dan kolaborasi seluruh pihak termasuk para akademisi dan tenaga medis yang turut hadir memberikan dukungan pelayanan kesehatan bagi para penyintas. 

"Kolaborasi ini menjadi wujud nyata gotong royong dalam memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terdampak bencana dapat terpenuhi. Kami memastikan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak menjadi prioritas," ucap dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut