BNPB Kerahkan 51.057 Personel Tangani Karhutla di 4 Provinsi, Modifikasi Cuaca Digencarkan
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan lebih dari 51.057 personel untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Hingga saat ini, total luas lahan terbakar di empat provinsi prioritas tersebut mencapai 359 hektare.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, penanganan karhutla dilakukan melalui pengerahan personel darat, dukungan operasi udara, serta operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah meluasnya titik api.
Berdasarkan data BNPB, lahan terbakar tersebar di Sumatera Selatan seluas 262 hektare, Kalimantan Selatan 75 hektare, Kalimantan Barat 12 hektare, dan Kalimantan Tengah 10 hektare.
Untuk menangani kebakaran tersebut, Satgas Darat mengerahkan 51.057 personel di empat provinsi prioritas. Sebanyak 16.387 personel bertugas di Kalimantan Tengah, 14.458 personel di Kalimantan Barat, 12.285 personel di Sumatera Selatan, dan 7.927 personel di Kalimantan Selatan.
Personel dilengkapi berbagai peralatan untuk mendukung pemadaman, mulai dari pompa jinjing, selang pemadam, nozzle, alat berat, hingga drone.
"Dari sisi udara, BNPB mengoperasikan 61 unit armada yang terdiri dari 24 unit Patroli/CASA/OMC dan 37 unit Helikopter Water Bombing. Sebanyak 52 unit ditempatkan di 6 provinsi prioritas dan 9 unit disiagakan di luar provinsi prioritas," kata Berton dalam keterangannya, dikutip Kamis (29/10/2026).
Selain pemadaman langsung di lokasi kebakaran, BNPB mengoptimalkan pembasahan lahan melalui OMC. Pada Selasa (27/10/2026), operasi tersebut dilaksanakan di tiga provinsi dengan total 18 sorti penerbangan penyemaian. Dalam operasi itu, petugas menyebarkan 22.400 kilogram natrium klorida (NaCl) dan tambahan 2.200 kilogram dry ice.
Berton mengatakan, operasi tersebut menghasilkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat di sejumlah wilayah.
"Hasilnya, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berhasil turun di 7 wilayah Kalimantan Tengah, 12 wilayah Kalimantan Selatan, serta wilayah OKI, Banyuasin, dan Palembang di Sumatera Selatan," kata Berton.
Sementara itu, penanganan karhutla di luar wilayah prioritas juga dilakukan di Papua. BNPB mencatat luas lahan terbakar di wilayah tersebut mencapai 2.393 hektare, dengan rincian Papua Barat Daya 2.131,4 hektare, Papua Tengah 100,2 hektare, dan Papua Selatan 161,5 hektare.
Dalam 12 jam terakhir, terpantau 73 titik panas di wilayah Papua. Kebakaran masih terjadi di Kota Sorong dan Kabupaten Merauke.
Di wilayah lain, kebakaran hutan dan lahan seluas 7 hektare di Kabupaten Toraja Utara berhasil dipadamkan. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, petugas pemadam kebakaran (Damkar), dan masyarakat membutuhkan waktu sekitar 16,5 jam untuk menuntaskan pemadaman.
"Sementara itu, kebakaran hutan dan pemakaman seluas 7 ha di Kabupaten Toraja Utara telah berhasil dipadamkan oleh tim gabungan BPBD, Damkar, dan masyarakat setelah proses pemadaman selama kurang lebih 16,5 jam," paparnya.
Editor: Rizky Agustian