BNPT Diminta Waspadai Kelas-Kelas Online Radikalisme
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) diminta mengawasi pergerakan kelompok radikal di media online sebagai upaya pencegahan penyebaran paham radikal terorisme. Hal itu tidak lain karena pesatnya perkembangan teknologi yang semakin memudahkan setiap orang melakukan komunikasi dan menyebarkan informasi.
Wakil Direktur Eksekutif International Conference of Islamic Scholars (ICIS) KH Khariri Makmun mengatakan, pengawasan itu untuk mewaspadai adanya kelas-kelas online radikalisme yang tumbuh di masa teknologi informasi dan komunikasi seperti sekarang ini.
"Sekarang dengan adanya aplikasi seperti zoom, mereka bisa saja membuat kelas-kelas online untuk menyebarkan pemahaman mereka dan saya kira itu perlu diwaspadai juga oleh BNPT," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (27/6/2020) malam.
Menurut Alumni Universitas Al-Azhar Kairo ini, dulu kelompok-kelompok radikal belajar lewat internet masih sendiri melalui google, maka kini sudah dapat menggunakan guru melalui kelas online. Jika sebelumnya didoktrin melalui tulisan, namun sekarang didoktrin melalui pengajaran jarak jauh.
"Itu tentunya selangkah lebih maju. Jadi perlu kita waspadai munculnya generasi kelompok radikal yang hasil dari didikan doktrinasi jarak jauh melalui kelas online itu," ujar Makmun.