Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BNPT Ungkap Proses Radikalisasi Lewat Medsos Lebih Cepat, Cuma Butuh 3-6 Bulan
Advertisement . Scroll to see content

BNPT Ungkap Sosok Bomber Makassar: Awalnya Penyabar Jadi Keras karena Kenal Ideologi Radikal

Selasa, 30 Maret 2021 - 12:15:00 WIB
BNPT Ungkap Sosok Bomber Makassar: Awalnya Penyabar Jadi Keras karena Kenal Ideologi Radikal
Dua pelaku bomber Gereja Katedral terekam CCTV sebelum ledakan. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengungkapkan kepribadian Lukman, salah satu pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. BNPT menyebut Lukman awalnya pribadi penyabar namun berubah ketika mengenal ideologi radikal.

"Lukman ini orang baik dan orang sabar, pelaku yang ngebom di Makassar. Tetapi karena dia berkenalan dengan ideologi salafi wahabi yang membid'ahkan budaya tradisi lokal keagamaan, setelah kenal dengan seorang wanita yang jadi istrinya, maka berubah karakter dan sikapnya," kata Direktur Pencegahan BNPT Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid dalam webinar ISNU-BNPT, Selasa (30/3/2021). 

Dia mengatakan semenjak nikah dan kenal ideologi salafi wahabi sikap Lukman jadi keras seperti teroris.

"Yang hatinya sabar, lembut, menjadi keras dan akhirnya menjadi teroris," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa bom bunuh diri terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021 pukul 10.20 WITA.  

Pelakunya berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor ketika melakukan aksinya. Pelaku langsung meninggal dunia setelah meledakkan diri.
 
Sebanyak 20 orang dilaporkan terluka akibat insiden tersebut. Kedua terduga pelaku adalah suami istri bernama Lukman dan Yogi Sahfitri Fortuna.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut