Bonus Demografi 2030, Pemuda Perindo Minta Kemendikbud Buat Kurikulum Khusus
Namun demikian, kata Iqnal, tidak bisa berharap banyak kepada pemerintah tanpa adanya dukungan dari masyarakat. Karena itu, perlu juga dukungan dari masyarakat.
"Kita enggak bisa juga berharap banyak pemerintah harus campaign terus tanpa dukungan masyarakat," imbuh Iqbal.
Tetapi, Iqnal kembali menegaskan, yang terpenting program dan kurikulum sekolah harus diubah, karena algoritma dan cara pandang hari ini sudah mulai berubah ke digitalisasi. Jika pendidikan masih mengajarkan hal sama, maka bangsa Indonesia akan tertinggal.
"Kalau dari segi pendidikan juga tidak berubah ya yang rugi kita, adik-adik kita nih jadinya enggak terurus secara mental dan fisik gitu kan. Dia enggak tahu nih kalau seandainya main game terlalu lama apa dampaknya seperti apa dampak fisiknya. Jadi seperti itulah yang PR-nya bagi kurikulum itu penting banget," katanya.
Editor: Faieq Hidayat