BPIP : Toleransi dan Inovasi Kata Kunci Indonesia Maju
GORONTALO, iNews.id - Toleransi dan Inovasi dinilai sebagai kata kunci Indonesia Maju. Saat ini Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sedang mengembangkan kata kunci tersebut yang diambil dari butir-butir pembukaan Undang-Undang 1945.
Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Hariyono mengatakan, Pancasila sebagai falsafah dasar negara sangat relevan dengan falsafah hidup di Indonesia.
"Dengan toleransi bisa 1 dan dengan inovasi kita bisa maju. Ini kita ambil dari pembukaan Undang-Undang 1945 yaitu merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur," ujar Hariyono saat membuka Deklarasi Forum Pemuka Masyarakat Cinta Desa di Gorontalo, (19/9/2020).
Dia menuturkan, banyak warga negara belum mendapatkan sosialisasi tetapi perilaku hidupnya sudah sesuai nilai-nilai Pancasila.
BPIP Sebut Penerima Ikon Prestasi Pancasila Bisa Dicontoh Kaum Milenial
"Inilah yang akan menjadi inspirasi BPIP. Pancasila tidak berhenti sebagai sarana toleransi sosial, tetapi juga Pancasila bisa bawa kemajuan bangsa Indonesia," tuturnya.
Menurutnya, Pancasila dipilih supaya keberagaman menjadi satu dan Indonesia menjadi maju. Dia berharap dengan toleransi dan inovasi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dikembangkan oleh setiap lembaga pendidikan.
"Meskipun demikian inovasi tidak akan berkembang, jika tidak menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," ucapnya.
Pada kesempatan yang sama Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT) Abdul Halim Iskandar mengatakan bangga dengan Desa Banuroja, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo.
"Cara penyambutan yang ada di Desa Banuroja mencerminkan wajah Indonesia yang penuh kedamaian dan saling menghargai," katanya.
Dia menilai, saling menghargai ini yang harus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari kepada generasi penerus. "Saat ini, tugas pemerintah setempat bagaimana membawa Desa Banuroja dan desa-desa lain mendunia," ucapnya.
Editor: Kurnia Illahi