BPOM Minta Nestle Setop Edarkan Sufor Bayi di RI, Alasannya Mengejutkan!
"Sampai sekarang belum ada kasus penyakit yang dikonfirmasi terkait produk yang terlibat. Nestle menanggapi semua pertanyaan konsumen dengan sangat serius dan sedang menyelidikinya," ungkap Taruna.
"BPOM juga telah melakukan pengujian terhadap sampel dari kedua batch sufor dan hasilnya toksin cereulide tidak terdeteksi (limit of quantitation/LoQ < 0,20 µg/kg)," tambahnya.
Sebagai catatan, BPOM juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak perlu khawatir untuk menggunakan atau mengonsumsi produk Nestle lainnya, termasuk produk sufor bayi S-26 Promil Gold pHPro 1 dengan nomor batch selain yang telah disebutkan.
Lebih lanjut, BPOM memastikan akan terus melakukan pengawasan pre-market dan post-market, serta berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pengawas obat dan makanan lainnya untuk memastikan seluruh produk pangan yang beredar memenuhi standar keamanan, mutu, dan gizi.
PT Nestle Indonesia sejatinya telah menarik seluruh produk sufor bayi dengan nomor batch terdampak secara sukarela, di bawah pengawasan BPOM. Upaya ini menindaklanjuti langkah European Union Rapid Alert System for Food and Feed (EURASFF) dan The International Food Safety Authorities Network (INFOSAN) yang mengeluarkan peringatan keamanan pangan global produk sufor bayi.
Editor: Muhammad Sukardi