Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BGN Minta Pengawas Gizi, Pengawas Keuangan dan Aslap Cek Ketat Bahan Baku sebelum Dimasak
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Madiun Curhat ke BGN, Warga Menangis Minta MBG

Selasa, 10 Februari 2026 - 14:34:00 WIB
Bupati Madiun Curhat ke BGN, Warga Menangis Minta MBG
Ilustrasi Dapur SPPG menyiapkan makanan untuk program makan bergizi gratis (MBG). (Foto: Muhammad Refi Sandi)
Advertisement . Scroll to see content

Hari mengadukan tangisan warganya saat menerima arahan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryai Deyang dalam acara Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola MBG serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG. Acara diikuti para anggota Forkompimda, Para Mitra dan Yayasan, Kepala Regional, Koordinator Wilayah, dan para Kepala SPPG dari Kabupaten Madun, Kota Madiun, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Magetan. 

Selain Hari, hadir pula Pelaksana Tugas Walikota Madiun Bagus Panuntun, Wakil Bupati Magetan Suyatni Priasmoro, dan Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko.  
Nanik sangat terharu mendengar pengaduan Bupati Madiun. Sebab, tangisan dan permintaan mereka berarti bahwa program MBG memang benar-benar dibutuhkan dan sangat diharapkan rakyat. 

Selain akan membantu memperbaiki gizi anak-anak, dan menurunkan angka stunting, program ini juga akan menciptakan lapangan kerja baru, dan memacu pertumbuhan ekonomi nasional.

Mantan jurnalis senior itu lalu menjelaskan terjadinya multiplier effect atau efek berantai dari penerapan program MBG, terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah-daerah itu. Jika seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di keempat Kabupaten dan Kota itu telah terbangun semua, maka dalam setahun akan ada uang Rp5 triliun yang mengucur dari pusat ke empat daerah itu. 

“Menurut Rockefeller Foundation, multiplier effect yang terjadi minimal empat kali lipat, jadi uang yang akan berputar di sini bisa mencapai Rp20 triliun,” kata Nanik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut