Bus Pengangkut Jemaah Umrah RI Terbakar saat Perjalanan Menuju Madinah, Kemlu Pastikan Tak Ada Korban
JAKARTA, iNews.id - Bus pengangkut jemaah umrah warga negara Indonesia (WNI) terbakar saat melakukan perjalanan menuju Madinah, Arab Saudi. Sebanyak 24 WNI berhasil dievakuasi usai insiden tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah mengonfirmasi video viral yang beredar. Dia menyampaikan, insiden terjadi saat bus melewati titik pemeriksaan terakhir menuju kota Madinah.
"Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak terkait, bus yang mengangkut 24 jemaah umrah WNI tersebut, mengalami kebakaran setelah melewati titik pemeriksaan terakhir menuju Kota Madinah, sekitar 50 kilometer dari Madinah," kata Heni dalam keterangannya, Jumat (27/3/2026).
Heni menambahkan, insiden kebakaran ini bermula saat ban belakang bus pecah. Setelah peristiwa pecah ban, muncul asap dari bagian luar kendaraan.
Kemenhaj Ungkap 25.922 Jemaah Umrah Telah Pulang ke Indonesia usai Perang AS-Israel Vs Iran
"Pengemudi bus sempat menghentikan kendaraan agar seluruh jamaah dapat turun untuk menyelamatkan diri. Tidak lama kemudian, api muncul dari bagian belakang bus," tuturnya.
Kemenhaj Kawal Pemulangan Jemaah Umrah yang Tertahan di Arab Saudi
Menurutnya, api saat itu langsung membakar hangus seluruh kendaraan. Koper dan barang bawaan jemaah yang berada dalam bus turut hangus.
"Membakar seluruh kendaraan, termasuk koper dan barang bawaan jamaah yang berada di dalam bus," tuturnya.
Tanggapi Banyak Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi, Kimberly Ryder Sebut Makkah dan Madinah Tempat Terbaik
Meski demikian, seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat tanpa korban luka. Seluruh jemaah kemudian dievakuasi menggunakan bus pengganti.
"Saat ini semua jemaah dalam keadaan sehat dan telah tiba di Madinah," ucap Heni.
Heni memastikan Kemlu RI dan KJRI Jeddah terus berkoordinasi secara intensif dengan pihak agen perjalanan, muasasah, dan otoritas terkait di Arab Saudi guna memastikan penanganan lanjutan bagi para jemaah. Hal ini termasuk permintaan kompensasi barang bawaan jemaah yang hangus terbakar dalam insiden tersebut.
Editor: Aditya Pratama