Cak Imin Hadirkan Rumah Bebas Asap di Pekanbaru Jelang Hari Santri 2026
Selain menghadirkan Rumah Bebas Asap, Cak Imin juga memberikan bantuan masker kepada santri dan warga yang terdampak karhutla. Bantuan tersebut diharapkan membantu mengurangi paparan asap sembari upaya penanganan kebakaran terus dilakukan.
Dia menegaskan, kepedulian terhadap dampak karhutla perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya kegiatan seremonial. Menurut dia, santri dan masyarakat yang terdampak membutuhkan dukungan untuk menghadapi kondisi tersebut.
“Jangan sampai peringatan Hari Santri berlangsung meriah, sementara santri dan masyarakat di sekitar kita harus berjuang menghadapi asap. Semangat Hari Santri harus diwujudkan dalam kepedulian, gotong royong, dan aksi nyata membantu sesama,” kata dia.
Untuk mengantisipasi paparan asap selama kegiatan, seluruh peserta apel HSN 2026 di Ponpes Dar El Hikmah juga diminta menggunakan masker. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan peserta di tengah kondisi udara yang terdampak karhutla.
Mafirion berharap peringatan HSN 2026 tidak hanya memperkuat semangat kebangsaan dan keagamaan, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi bencana.
“Bagi PKB, Hari Santri bukan sekadar perayaan. Ini juga momentum untuk membuktikan bahwa nilai-nilai kepedulian dan gotong royong harus hadir dalam tindakan. Ketika masyarakat terdampak bencana, kita harus hadir dan membantu,” tuturnya.
Editor: Aditya Pratama