Capres Ganjar Pranowo Temui Jusuf Kalla di Brawijaya, Ini 3 Fakta Unik JK
JAKARTA, iNews.id - Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo, mengunjungi kediaman mantan Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan pada hari Minggu (19/11/2023).
Kehadirannya di rumah tersebut didampingi oleh Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, dan Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo.
Ganjar Pranowo, yang datang bersama Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Arsjad Rasjid, tiba sekitar pukul 16.07 WIB.
Sebagai tuan rumah, Jusuf Kalla menyambut kedatangan Ganjar dan Arsjad dengan hangat. Jusuf Kalla dan Ganjar berjabat tangan sebelum masuk ke dalam rumah untuk melakukan percakapan.
3 Julukan Makassar, Kota Metropolitan di Sulsel yang Dikunjungi Ganjar Pranowo
Tidak ada pernyataan kepada wartawan mengenai pertemuan tersebut. Rencananya, pernyataan pers akan disampaikan setelah pertemuan selesai.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo, yang telah tiba lebih dulu di kediaman Jusuf Kalla, juga turut hadir.
Apa Manfaat Air Bersih? Bantuan yang Diberikan Relawan Ganjar-Mahfud
Tentunya kehadiran Ganjar Pranowo di kediaman Jusuf Kalla dikarenakan sosok JK yang sarat dengan pengalaman, dan sosoknya yang dikenal sebagai tokoh politik yang sukses.
Oleh karena hal tersebut, telah dirangkum 3 fakta unik tentang sosok yang satu ini, diantaranya:
4 Fakta Menarik Film Gadis Kretek, Karya Anak Bangsa yang Diapresiasi Ganjar Pranowo
Jusuf Kalla lahir pada tanggal 15 Mei 1942 di Watampone, Sulawesi Selatan. Pribadinya dikenal sebagai individu yang kritis dan cerdas, sehingga ia aktif mengejar pengetahuan dan pengalaman melalui berbagai organisasi kepemudaan.
Keaktifannya ini menjadi salah satu faktor kunci keberhasilan dalam menjabat sebagai Wakil Presiden, bahkan jauh sebelum pencapaian tersebut. Awal karier politiknya dimulai sebagai anggota DPRD Sulawesi Selatan.
Keahliannya dalam kepemimpinan membuat namanya semakin terkenal, terutama ketika ia sukses menjadi anggota MPR pada tahun 1982 dan 1997.