Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Momen Prabowo Makan Malam Kebangsaan Bareng Mantan Presiden hingga Ketum Parpol
Advertisement . Scroll to see content

Cawapres Ma'ruf Amin Bagikan Ratusan Akta Yayasan Pesantren di Garut

Kamis, 04 April 2019 - 14:40:00 WIB
Cawapres Ma'ruf Amin Bagikan Ratusan Akta Yayasan Pesantren di Garut
Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin (dua kanan) didampingi putranya, Ahmad Syauqi Ma'ruf Amin (kanan) di Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019). (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

GARUT, iNews.id, - Ratusan pengasuh pondok pesantren di Garut, Jawa Barat akhirnya bisa bernafas lega. Ini karena calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin membagikan Akta Yayasan Pesantren dan ID ratusan Nasional Masjid dari Kementerian Agama.

Akta Yayasan dan ID Masjid tersebut diberikan oleh Kiai Ma'ruf secara cuma-cuma dalam acara Dialog Bersama Pesantren se-Priangan Timur di Hotel Fave Garut, Jawa Barat, Kamis (4/4/2019).

Pada acara yang diselenggarakan Relawan Jokowi Deui (RJD) dan Master C19 Portal KMA itu, Kiai Ma'ruf membuka dengan memberi salam kepada para kyai, tokoh masyarakat, santri, dan warga sekitar.

Kiai Ma'ruf berharap, pemberian akta yayasan dan ID masjid tidak ada lagi cerita hoaks, kalau pemerintah tidak peduli dengan umat Islam. "Seringkali Pak Jokowi (Presiden Joko Widodo) difitnah sebagai PKI, tidak peduli dengan umat Islam. Padahal itu bohong," ujarnya.

Oleh karena, Kiai Ma’ruf Amin mengajak semua yang hadir untuk melawan hoaks. Menurut Ketua Umum MUI ini, hoaks merupakan perbuatan mungkar yang harus dilawan. “Karena hoaks itu mungkar, maka melawan hoaks adalah melawan kemungkaran,” kata Mustasyar PBNU ini.

Salah satu cara melawan hoaks, kata Kiai Ma’ruf, adalah dengan mengoptimalkan peran-peran pesantren yang ada di Indonesia. Sebab pesantren tempat mencetak orang-orang yang ahli dalam ilmu agama dan menelurkan generasi perubahan bagi bangsa.

“Saya kira pesantren harus mengambil peran lebih besar sekarang ini. Karena tugas pesantren itu adalah menyiapkan orang-orang yang paham agama dan mencetak tokoh perbaikan, tokoh perubahan,” kata ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, putra Ma’ruf Amin, Ahmad Syauqi Ma’ruf Amin yang juga biasa disapa Gus Syauqi juga sangat mengkhawatirkan perkembangan hoaks yang begitu masif di tengah masyarakat. Apalagi berita hoaks ini kian menjalar ke semua lapis masyarakat, tidak hanya anak muda juga orang dewasa bahkan orangtua. Herannya lagi kaum terdidik pun ikut-ikutan terkena hoaks.

“Perkembangan hoaks saat ini cukup mengkhawatirkan kita semua. Korbannya tidak hanya anak-anak muda, dan orang dewasa, tapi juga orangtua. Selain itu, kaum terdididik juga ikut-ikutan termakan hoaks. Dan ini fakta,” kata Gus Syauqi.

Dia mengimbau kepada semua pihak untuk terlebih dahulu mengklarifikasi berita atau kabar yang berkembang luas baik di masyarakat maupun di media sosial. Ketua Dewan Pembina Master C19 Portal KMA ini menegaskan akan selalu konsisten melawan hoaks.

“Hoaks harus dilawan. Apalagi tadi Abah (KH. Ma’ruf Amin) sudah menyebut hoaks adalah kemungkaran yang harus diperangi bersama-sama,” kata Gus Syauqi sembari mengutip pernyataan Abahnya.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut