Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : CDC Izinkan Anak Usia 5-11 Tahun Terima Booster Covid-19, Bagaimana Indonesia?
Advertisement . Scroll to see content

CDC Keluarkan Travel Notice Zika di Bali, Ini Artinya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 15:57:00 WIB
CDC Keluarkan Travel Notice Zika di Bali, Ini Artinya
Ilustrasi wisatawan liburan di Bali. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kabar mengejutkan datang dari Bali. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menerbitkan Travel Health Notice terkait virus Zika di Indonesia setelah menemukan laporan kasus pada pelancong yang kembali dari Bali.

Peringatan tersebut diterbitkan pada 7 Agustus 2026 dan hingga kini tercantum sebagai Level 2: Practice Enhanced Precautions atau wisatawan diminta menerapkan kewaspadaan tambahan. CDC menyebut kasus Zika dilaporkan pada pelancong yang pulang dari Bali.

Dalam peringatannya, CDC meminta seluruh wisatawan yang hendak maupun sedang berkunjung ke Bali meningkatkan perlindungan terhadap infeksi Zika. Penularan virus ini terutama terjadi melalui gigitan nyamuk Aedes. Namun, Zika juga dapat ditularkan melalui hubungan seksual serta dari ibu hamil kepada janinnya.

Yang menjadi perhatian serius adalah risiko terhadap kehamilan. Infeksi Zika saat hamil dapat menyebabkan cacat lahir pada bayi. Karena itu, CDC secara khusus meminta perempuan hamil menghindari perjalanan ke Bali.

Jika perjalanan tidak dapat ditunda, mereka diminta menjalankan langkah pencegahan terhadap gigitan nyamuk dan penularan seksual secara ketat.

Pasangan yang Mau Punya Anak Juga Diminta Waspada

Peringatan CDC tidak hanya ditujukan kepada perempuan hamil. Wisatawan yang sedang merencanakan kehamilan juga diminta mempertimbangkan risiko Zika sebelum bepergian.

CDC merekomendasikan wisatawan berkonsultasi dengan tenaga kesehatan mengenai rencana perjalanan dan, apabila tetap bepergian, melakukan pencegahan gigitan nyamuk serta penularan seksual selama dan setelah perjalanan.

Wisatawan juga disarankan menunda kehamilan setelah kembali dari Bali sesuai jangka waktu yang direkomendasikan CDC untuk mencegah penularan seksual.

Gejala Zika

CDC menjelaskan bahwa banyak orang yang terinfeksi Zika tidak mengalami gejala atau hanya mengalami gejala ringan. Namun, wisatawan tetap diminta waspada terhadap sejumlah tanda infeksi.

Gejala yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Demam
  • Ruam pada kulit
  • Sakit kepala
  • Nyeri sendi atau otot
  • Mata merah

Jika mengalami gejala tersebut selama atau setelah perjalanan, CDC menyarankan wisatawan segera mendapatkan pemeriksaan medis. Pasalnya, gejala tersebut juga dapat ditemukan pada penyakit lain yang lebih serius.

Hingga saat ini, belum tersedia vaksin untuk mencegah Zika maupun obat khusus untuk mengobati infeksi tersebut.

Bukan Larangan Total ke Bali

Meski terdengar mengkhawatirkan, status Level 2 CDC bukan berarti Amerika Serikat melarang seluruh warganya bepergian ke Bali. Level tersebut berarti wisatawan tetap dapat melakukan perjalanan, tetapi harus menerapkan kewaspadaan tambahan. CDC secara khusus memberikan perhatian lebih kepada kelompok yang memiliki risiko lebih besar, terutama perempuan hamil.

Bagi seluruh wisatawan, CDC menganjurkan perlindungan dari gigitan nyamuk serta pencegahan penularan seksual selama berada di Bali dan setelah meninggalkan wilayah tersebut.

CDC juga menyarankan wisatawan mempertimbangkan asuransi perjalanan yang mencakup perlindungan kesehatan dan evakuasi medis. Perlindungan tersebut dapat membantu menghadapi kondisi darurat seperti cedera, sakit, maupun gangguan perjalanan.

Peringatan ini menjadi perhatian di tengah tingginya popularitas Bali sebagai destinasi wisata internasional. Wisatawan yang tetap berencana berlibur ke Pulau Dewata kini diminta tidak hanya mempersiapkan tiket, hotel, dan itinerary, tetapi juga memperhatikan langkah pencegahan terhadap virus Zika.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut