Cegah Banjir, Normalisasi Sungai di DKI Jakarta Dinilai Penting

Raka Dwi Novianto ยท Jumat, 19 Februari 2021 - 05:42:00 WIB
Cegah Banjir, Normalisasi Sungai di DKI Jakarta Dinilai Penting
Normalisasi Sungai (Foto : Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pakar Lingkungan Universitas Indonesia (UI) Tarsoen Waryono berharap Pemeritah Provinsi DKI Jakarta melakukan normalisasi sungai. Hal ini masih menjadi solusi untuk menanggulangi banjir.

"Pertanyaan mendasar apakah normalisasi masih menjadi solusi, jawabannya .....ya, karena untuk memulihkan daya tampung badan sungai untuk mengalirkan air ke laut," ujar Tarsoen saat dihubungi MNC, Jumat (19/2/2021).

Tarsoen mengatakan, bukan hanya normalisasi yang diselesaikan namun masih ada dua pekerjaan rumah lainnya. Yakni Intensitas Pemanfaatan Ruang (IPR) harus dikurangi. 

"Saat ini IPR DKI Jakarta untuk Jakarta Barat, Jakarta Pusat dan Jakarta Timur tercatat ± 85% persen artinya semua lahan di wilayah kota tersebut telah dipondasi seluas 85 persen, yang seharusnya maksimum hanya 70 persen (UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, sehingga air limpasan tidak sempat masuk ke dalam tanah, walaupun sudah ada rekayasa pembuatan sumur resapan," katanya. 

Selain itu, perlunya perbaikan dalam saluran drainase. Meski saluran drainase sudah cukup besar, akan tetapi gradiennya (kemiringan saluran) terlalu kecil (<4 persen), sehingga air lambat. Namun demikian walaupun gradien saluran drainase diperbesar hingga 6 pereen, juga tetap menjadi kendala karena subsiden (bentang alamnya rendah) dan menyebabkan air tanahnya sangat dangkal.


"Lalu hal yang tidak mungkin dilakukan jika Jakarta yang memiliki elevasi (permukaan) tanah kurang dari 2-3 meter harus diurug, agar posisi bentang alam Jakarta akan bebas banjir, yaitu di atas 3 meter pada posisi paling rendah," ujarnya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: