Cegah Corona, Kemenag Imbau Perayaan Paskah Dilakukan dari Rumah

Felldy Utama ยท Jumat, 10 April 2020 - 12:29 WIB
Cegah Corona, Kemenag Imbau Perayaan Paskah Dilakukan dari Rumah

Gereja Katedral Jakarta. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dimulai Jumat (10/4/2020) bertepatan dengan Hari Raya Paskah. Plt Direktur Urusan Agama Katolik Kementerian Agama (Kemenag) FX Rudy Andrianto meminta umat Katolik di Indonesia untuk tidak mengadakan kegiatan keagamaan secara berkumpul, termasuk rangkaian perayaan Paskah akhir pekan ini.

Seruan tersebut disampaikan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 (corona). Imabauan itu diharapkan bisa ditaati masyarakat untuk memutus rantai penularan virus tersebut.

"Menyikapi perkembangan Covid-19 dari Ditjen Bimas Katolik Kemenag dan pihak gereja sepakat bahwa kita meniadakan semua kegiatan keagamaan kegerejaan yang bersifat mengumpulkan umat," kata Rudy di kantor BNPB, Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Imbauan tersebut termasuk bagi pelaksanaan ibadah rangkaian misa Pekan Suci dan Paskah yang dirayakan oleh umat Nasrani. Dia meminta umat Katolik tidak menghadiri misa secara langsung di gereja tapi mengikuti misa melalui tayangan yang disiarkan secara online.

"Dengan catatan kita masih bisa merayakan di gereja katedral, di paroki dengan cara yang sederhana tanpa kehadiran umat. Untuk itu kita akan memberikan pencerahan ataupun misa melalui online, live streaming Youtube, TVRI, RRI, dan sebagainya," ujarnya

Rudy meminta umat Katolik untuk tetap berada di rumah selama masa Paskah ini. Tak lupa dia juga meminta umat Katolik mendoakan agar bangsa Indonesia segera lepas dari wabah virus corona.

"Untuk itu di masa Paskah kali ini, kita tetap berdoa dan menerima permasalahan Covid-19 ini dengan tetap di rumah. Berdoa saling mendoakan saling memperkuat sehingga kita bisa cepat lepas dari kondisi ini," ucapnya.

Editor : Rizal Bomantama