Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Rangkap Jabatan Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Bahlil Lobi Beli Minyak ke Negara Afrika: Untung Kulitnya Sama dengan Saya

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:25:00 WIB
Cerita Bahlil Lobi Beli Minyak ke Negara Afrika: Untung Kulitnya Sama dengan Saya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menceritakan pengalamannya melobi negara-negara Afrika untuk mencari alternatif pasokan minyak di tengah gangguan geopolitik. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menceritakan pengalamannya bernegosiasi dengan negara-negara Afrika untuk mendapatkan pasokan minyak mentah bagi Indonesia. Dalam proses tersebut, dia mengaku menggunakan kedekatan identitas dan persaudaraan sebagai salah satu pendekatan saat melobi mitra dari kawasan tersebut.

Bahlil mengatakan, konflik geopolitik di Timur Tengah telah mengganggu pasokan minyak mentah ke Indonesia. Sekitar 23–25 persen pasokan minyak mentah nasional berasal dari negara-negara di kawasan tersebut dan melewati Selat Hormuz.

Hal ini mendorong pemerintah mencari sumber impor alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri. Salah satu kawasan yang didekati adalah negara-negara Afrika.

"Lobi minyak di Afrika, untung aja kan orang Afrika itu kulitnya sama dengan saya. Jadi pada saat saya lobi dengan mereka, saya bilang, 'Kita ini saudara,' gitu kan," ujar Bahlil dalam acara Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Bahlil menambahkan, pendekatan tersebut turut membantu proses negosiasi dengan negara-negara Afrika. Meski demikian, dia tidak merinci negara yang telah menyepakati pasokan maupun volume minyak mentah yang berhasil diperoleh melalui lobi tersebut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut