Cerita Gigihnya Tenaga Kesehatan di Wisma Atlet, 1 Dokter Tangani 3 Lantai
JAKARTA, iNews.id - Sepuluh hari di Wisma Atlet, dokter mendiagnosis salah satu pasien untuk dapat pulang ke rumah dan melanjutkan isolasi mandiri selama tujuh hari. Dia pun terlihat lelah lantaran harus mengecek kondisi pasien di tiga lantai sekaligus.
Setelah dilakukan diagnosa, perawat memberikan surat bukti isolasi mandiri beserta hasil PCR yang membuktikan pasien sudah tidak memiliki gejala spesifik dan dapat ditangani dirumah.
"Ini sudah bisa pulang dan kondisinya sudah tidak ada gejala lagi. Perbanyak minum vitamin dan isolasi lagi ya dirumah," kata salah satu perawat, Anis di Wisma Atlet Tower 6, Rabu,(23/06/2021).
Kegigihan para tenaga medis patut diacungi jempol. Walaupun jumlah perawat dan dokter yang sedikit, tidak menjadi halangan untuk memberikan berbagai pelayanan kepada pasien Covid-19.
Penumpang Kapal Laut Masuk Kalbar Wajib Tunjukkan Surat PCR Negatif Covid-19
"Kami (perawat) yang berjaga di setiap lantai dengan jumlah pasien Covid-19 mencapai 70 orang hanya dua orang dan dokter tidak dapat stand by karena bertanggung jawab untuk tiga lantai," kata Anis.
Pasien dituntut dapat lebih mandiri untuk mengurus berbagai kesehariannya selama melakukan isolasi mandiri di Wisma Atlet. Misalnya dalam hal mengambil obat dan makanan sendiri di depan poliklinik.
Hal menarik lainnya di saat makanan (dalam bentuk nasi kotak) beserta snack yang disediakan itu diharuskan untuk diambil masing-masing. Seringkali ada saja beberapa pasien yang tidak kebagian makanan dan mengeluhkan hal ini kepada perawat.
"Suster saya dan teman saya tidak dapat makan siang, terimakasih,"ujar salah satu pasien Covid-19.
Namun perawat menyebut hal ini bukan tanggung jawab para tenaga medis dan berharap agar pasien lebih cepat tanggap dalam permasalahan tersebut.
"Selamat pagi ibu bapak, untuk snack bisa diambil di depan ruang perawat ya. 1 orang 1 ya ambilnya, jangan lebih. Jika ada yang ambil lebih dan yang lain tidak dapat di luar tangung jawab kami terimakasih," tulis pesan salah satu perawat di Tower 6.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq