Cerita Jokowi Perintahkan Menteri Gerak Cepat Amankan Vaksin Covid-19
JAKARTA, iNews.id — Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita memerintahkan para pembantunya untuk gerak cepat mengamankan vaksin Covid-19 dari berbagai kerja sama global. Berkat gerak cepat itu, Indonesia saat ini tidak kekurangan vaksin Covid-19.
"Negara lain mencari vaksin itu kesulitan, membeli lho, membeli itu kesulitan. Kita sampai hari ini sudah menyuntikan 263 juta dosis," ujar Jokowi di Jakarta, Rabu (22/12/2021).
Menurut Jokowi, negara lain terheran-heran atas keberhasilan Indonesia mengakselerasi vaksinasi Covid-19. Bahkan sejumlah negara sahabat bertanya kepada dirinya mengenai hal itu.
Jokowi pun menjawab bahwa dirinya telah memerintahkan para menterinya untuk gerak cepat mengamankan stok vaksin Covid-19 ketika awal pandemi melanda. Karena itulah Indonesia saat ini sudah tidak lagi khawatir dengan stok vaksin.
Gara-gara RI Setop Ekspor Bahan Mentah, Jokowi Sebut Negara Maju Ngamuk
"Negara lain banyak yang bertanya, itu belinya dari mana? Kapan? Begitu pandemi muncul, sudah yang menyarankan 'Pak ini kuncinya divaksin Pak,' saya langsung perintahkan pada menteri 'pergi ke sini, pergi ke sini, balik kira-kira harganya segini,' langsung tandatangan, sudah, kalau kita tidak memulai akan kesulitan," tuturnya.
Virus Covid-19 Terus Bermutasi, Jokowi: Indonesia dan Dunia Alami Ketidakpastian
Jokowi melihat angka vaksinasi di negara-negara Afrika masih cukup rendah. Karena itulah varian Omicron muncul di sana. Namun demikian, ia tidak ingin bangsa Indonesia berpuas diri atas capaian vaksinasi yang sudah baik.
"Kenapa muncul Omicron? Karena vaksinasinya masih sangat rendah sekali. Kita dosis satu sudah 73 persen, dosis dua sudah 51 persen, dan anak-anak sudah juga dimulai disuntik 6-11 tahun sudah satu juta, padahal baru beberapa hari, ini gak mungkin kerja sendirian, semuanya," tutupnya.
Cerita Jokowi saat Mau Ambil Alih Freeport: Informasi yang Saya Terima Menakutkan Semua
Editor: Faieq Hidayat