Cerita Korban Selamat: KKSB Menembaki Pekerja Sambil Menari-nari
"Tidak lama kemudian para KKSB dalam suasana kegirangan menari-nari sambil meneriakkan suara hutan khas pedalaman Papua, mereka secara sadis menembaki para pekerja. Sebagian pekerja tertembak mati di tempat, sebagian lagi pura-pura mati terkapar di tanah," kata Aidi menirukan yang diceritakan JA dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (5/12/2018).
Usai menembak, dia melanjutkan, para korban ditinggalkan begitu saja di lokasi. Sementara KKSB melanjutkan perjalanan menuju bukit Kabo.
Beruntung, dari 25 sandera, 11 di antaranya tidak tewas usai penembakan sadis tersebut. Sebanyak 11 orang, yang sebelumnya berpura-pura mati itu, kemudian berusaha untuk melarikan diri.
"Namun malangnya mereka terlihat oleh KKSB sehingga mereka dikejar. Lima orang tertangkap dan digorok oleh KKSB (meninggal di tempat), enam orang berhasil melarikan diri ke arah Mbuah," ujar Aidi.
Dari enam orang yang selamat itu, dia menungkapkan, dua di antaranya masih belum ditemukan hingga saat ini. Sedangkan empat lainnya berhasil diamankan anggota TNI di Pos Yonif 755/Yalet di Mbua.
"Menurut keterangan saudara JA jumlah korban yang dipastikan meninggal dunia dibantai oleh KKSB di lereng bukit puncak Kabo adalah 19 orang," kata Aidi.
Editor: Djibril Muhammad