Cerita Sintong Panjaitan Ditegur Keras Sarwo Edhi saat Penyerbuan di Gedung RRI
“Setelah mereka mundur, kami masuk ke dalam. Kami lalu tangkap semua orang termasuk kru-kru radio di dalam,” kata Sintong dalam podcast yang diunggah di akun Youtube Puspen TNI.
Pasukan Korps Baret Merah atau Kopassus. (Foto: Ilustrasi/Penkopassus). Dengan telah dikuasainya RRI, Sintong pun melapor ke atasannya, Lettu Feisal Tanjung dan Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo. Namun anehnya, kata Sintong, Sarwo Edhie justru menegur keras.
“Kau harus laporan yang benar,” kata Sintong.
Semula dia bingung karena merasa telah berhasil merebut RRI. Belakangan diketahui pangkal hardikan Sarwo Edhie ternyata gara-gara siaran PKI masih terus berkumandang dari radio. Setelah ditelisik diketahuilah tape recorder siaran itu masih berputar.
Hampir saja Sintong menghancurkan tapa recorder itu. Namun aksinya dicegah oleh salah seorang karyawan di sana. Karyawan itu memberitahu semua alat siaran mahal harganya.
Staf RRI itu lantas mematikan siaran tersebut. Setelah siaran berhenti, Sintong pun melapor kembali ke Sarwo Edhie. Kali ini Sarwo memujinya.