Cerita Siswa Bisa Menabung Sisihkan Uang Jajan Berkat Program MBG
JAKARTA, iNews.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah genap setahun diterapkan di sekolah-sekolah. Uang jajan siswa yang biasanya habis untuk makan siang, kini bisa disimpan dan ditabung.
Hal tersebut terungkap saat Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang bersama Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus meninjau pelaksanaan program MBG di SMK Negeri 1 Jakarta.
Nanik menanyakan kepada para siswa mengenai uang jajan yang kini bisa mereka tabung sejak adanya MBG. Salah seorang siswi menjawab bahwa dia dapat menabung hingga Rp15.000 setiap hari. Jawaban itu kemudian disampaikan Nanik kepada Wamenkes.
Nanik lalu menghampiri siswi tersebut dan terlibat dialog singkat. Siswi itu tampak berbisik, lalu Nanik membalasnya dengan rangkulan hangat. Mata siswi tersebut terlihat berkaca-kaca, sementara Nanik memeluknya dan sang siswi bersandar di bahunya. Suasana haru pun tercipta di tengah riuh ruang kelas.
Cerita serupa disampaikan Muhammad Rosid Sumbus, siswa kelas XI SMK Negeri 1 Jakarta yang akrab disapa SMK Boedi Oetomo. Rosid mengaku bahkan bisa menabung hingga Rp20.000 per hari sejak adanya program MBG di sekolahnya.
“Perubahan paling kerasa itu di uang jajan. Saya biasanya bawa Rp20 ribu. Sekarang uangnya bisa disimpan karena tidak perlu beli makan,” ujar Rosid, dikutip dari keterangan BGN, Jumat (9/1/2026).
“Setelah ada MBG, saya merasa lebih nyaman ke sekolah karena dapat makanan yang enak dan sehat,” lanjutnya.
Editor: Reza Fajri