Bakom Tak Setuju Program MBG Dihentikan: Korupsinya yang Dibasmi
JAKARTA, iNews.id - Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi (Bakom), Hariqo Wibawa Satria menekankan, kasus korupsi yang menyeret mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) tidak bisa menjadi alasan untuk menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Dia mengajak masyarakat untuk belajar dari pengalaman negara-negara maju yang telah lebih dulu menerapkan program serupa.
Menurut dia, negara-negara dengan sistem terbaik sekalipun tidak luput dari tantangan korupsi dalam pelaksanaan program makan gratis. Dia mencontohkan Jepang dan Amerika Serikat yang tetap menghadapi kasus korupsi meski memiliki sistem yang kuat.
"Tanpa ada maksud untuk meremehkan kasus korupsi, tetapi program makan bergizi gratis ini kita harus belajar dari negara-negara lain. Di Jepang, negara yang terbaik program makan bergizi gratisnya, ada korupsi. Di Amerika Serikat, tahun 2024 kemarin, kasus besar," kata Hariqo, dikutip Minggu (28/6/2026).
Dia menyoroti rekam jejak Korea Selatan yang telah memulai program ini sejak tahun 2011. Menurutnya, meski sempat diterpa isu korupsi pada tahun 2015, pemerintah Korea Selatan memilih membersihkan oknumnya ketimbang menghentikan programnya.